Facebook Meluncurkan Tombol Panik

Awalnya facebook menolak untuk menggunakan aplikasi tombol panic karena mereka merasa bahwa aplikasi yang mereka miliki sudah memadai. Namun karena terjadinya debat yang berlangsung berbulan-bulan antara tim facebook dan pusat perlindungan eksploitasi anak (CEOP) akhirnya tim facebook mengalah dan mau memasang aplikasi ini.

Tombol panic adalah sebuah teknologi yang mana jika tombol tersebut di klik maka akan melaporkan setiap upaya pelecehan seksual ke CEOP dan tim Facebook. Dan secara otomatis menginformasikan di halaman facebook anak tersebut bahwa mereka sudah terlindungi secara online.

Bebo adalah jejaring social yang pertama kali menginstal aplikasi ini, lalu di ikuti oleh myspace karena CEOP meminta agar aplikasi ini di pasang di seluruh situs jejaring social.

Desakan yang di tujukan ke Facebook semakin keras setelah terjadinya pembunuhan dan perkosaan terahadap remaja 17 tahun Ashleigh hall oleh seseorang yang berusia 33 tahun yang menyamar menjadi remaja.

Namun sayangnya aplikasi ini baru bisa di gunakan di Inggris, sementara untuk Negara lain termasuk Indonesia masih belum ada kepastian kapan aplikasi ini bisa di gunakan di facebook.

Dalam situsnya CEOP mengatakan, “kami percaya bahwa adanya akses langsung dari tombol panic ini, anak-anak tidak lagi bisa di manfaatkan, orang tua tidak perlu cemas, dan pelaku akan kapok”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s