TrueCrypt 7.0 (Mengamankan data melalui enkripsi data pada virtual disk)

Keamanan data akan lebih terjamin bila menggunakan metode enkripsi. Meskipun hardware tercuri, data yang tersimpan di dalamnya tidak akan terbaca, bila tanpa didekripsi terlebih dahulu. Proteksi enkripsi dan dekripsi data tersebut tentunya melibatkan password.

Untuk melakukan kedua proses tersebut harus menggunakan aplikasi tambahan, salah satunya dikenal dengan TrueCrypt. Berbagai algoritma enkripsi digunakan oleh aplikasi ini, di antaranya AES-256, Serpent, dan twofish. Aplikasi ini secara otomatis melakukan kedua proses tersebut sebelum data di-load, ataupun disimpan tanpa campur tangan user.

Keseluruhan file sistem (hard drive dan USB storage device) dienkripsi, termasuk di dalamnya nama file, nama folder, isi file, kapasitas ruang yang tersisa, dan metadata. File-file dapat di-copy dari dan ke virtual disk yang dibentuk TrueCrypt, sama seperti pada normal disk.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s